Waspada, Perempuan Rentan Anemia

30 05 2009

Banyak wanita menganggap enteng anemia. Padahal, kondisi yang juga disebut kurang darah ini lebih banyak menyerang wanita. Haid bulanan, kehamilan, proses melahirkan, dan diet yang berlebihan, dianggap sebagai biang keladi timbulnya anemia pada wanita.

Pada tahap ringan anemia sering tak menimbulkan gangguan berarti. Padahal, kalau dibiarkan berlarut-larut, bukan saja menurunkan kualitas hidup, tapi juga bisa membawa kematian.

Saat ini, di seluruh dunia, diperkirakan 400 juta wanita mengidap anemia. Menurut data Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT), anemia di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang mempengaruhi produktivitas dan aktivitas penderitanya, bahkan merupakan salah satu penyebab kematian ibu.

Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia, 20 persen dari total jumlah kematian maternal di seluruh dunia disebabkan anemia. Di Indonesia, Survei Kesehatan Rumah Tangga Tahun 2001 menyebutkan, anemia defisiensi besi 25 – 30 persen dari total populasi di mana dari perempuan hamil tercatat 50,9 persen yang menderita anemia.

“Kebanyakan orang salah mempersepsikan anemia sebagai penyakit. Padahal, anemia bisa juga merupakan sindroma klinik akibat kelainan penyakit dasar, misalnya hati, kanker atau ginjal, yang tentunya semua ini perlu dipahami dengan baik oleh masyarakat sehingga dapat mengetahui tentang seputar Anemia,” kata dokter spesialis penyakit dalam Indra Marki, koordinator seminar bertema Anemia dan Wanita yang diprakarsai Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia atau PAPDI, Kamis (27/11), di Jakarta.

Anemia umumnya terjadi karena asupan zat besi yang kurang dari makanan yang dikonsum si sehari-hari, dan masih banyak orang yang belum mengetahui tentang pemenuhan nutrisi yang seimbang, pola makan masih sekedar mementingkan selera dan kepuasan makanan tanpa memikirkan pemenuhan nutrisi yang seimbang dan baik.
good luck





Menggunakan Megaupload.com sebagai Media Penyimpanan dan Transfer File secara Online

30 05 2009

Apa itu Megaupload.com?

Megaupload.com adalah salah satu website penyedia jasa penyimpanan file dan hosting file secara online. Jasa penyimpanan file yang diberikan dari Megaupload.com sampai dengan 50GB untuk free membership account dan unlimited untuk premium account, dan transfer file yang bisa dilakukan sampai dengan 500MB perfile.

Jadi apa yang bisa Anda manfaatkan dari website seperti Megaupload.com yang menyediakan jasa penyimpanan file secara online?

1. Anda dapat menyimpan file Anda secara online, dan mendownloadnya di kemudian hari atau dilain tempat melalui internet secara online, sehingga Anda tidak memerlukan atau membawa USB Anda.

2. Anda dapat memberikan link download file Anda kepada siapa saja yang Anda inginkan agar mereka bisa mendownloadnya, misalkan hanya dengan memberikan link download maupun dengan mengirimkan link download ke email orang tersebut terutama bila file yang akan didownload sangat besar misalkan 100MB, bila Anda mengirimkan melalui email, mungkin penyedia layanan email tertentu akan menolak email Anda karena mengirimkan file yang diluar batasan limitnya, dan selain itu, mungkin penerima email Anda bisa juga terkejut melihat pada mail box nya email dari Anda memuat attachment file sebesar 100MB (contohnya). Tetapi dengan menggunakan Megaupload.com, Anda cukup dengan mengirimkan link downloadnya, sehingga orang tersebut bisa memutuskan akan mendownload file Anda atau tidak.

3. Bila Anda memiliki website dengan batasan web hosting space (besarnya file yang bisa Anda simpan pada hosting server Anda) yang terbatas, Anda bisa menggunakan website penyedia jasa penyimpanan file ini untuk menyimpan file Anda, dan tentunya juga akan menghemat Bandwidth website Anda, sebab bila file Anda sebesar 100MB (contoh), bila ada 100 orang yang mendownload, berapa besar Bandwidth Anda yang akan habis olehnya? Bila Bandwith Anda habis, website Anda tidak bisa diakses oleh pengunjung website Anda dalam bulan yang bersangkutan. Besarnya batasan Bandwidht Anda dapat dilihat di account hosting Anda, dan pemakaian Bandwidth ini akan direset perbulan.

Ketiga hal tersebut diatas, merupakan beberapa hal yang bisa Anda manfaatkan dari website yang menyediakan jasa penyimpanan file online.

Biasanya website penyedia jasa penyimpanan file online tersebut memberikan free membership dan premium membership. Dan untuk free membership, setiap download yang akan Anda lakukan, tidak langsung mendownlaod file tersebut, tetapi menampilkan halaman download website tersebut, yang tentunya menampilkan beberapa iklan dari website tersebut. Tetapi hal tersebut adalah wajar, karena Anda sudah bisa menggunakan media penyimpanan secara online dengan gratis.

Untuk premium account, biasanya Anda bisa langsung mendownload file Anda, tidak menampilkan halaman download dari website tersebut, sehingga tidak ada tampilan iklan dari website tersebut. Dan tentunya untuk premium account, Anda perlu membayar biaya penyimpanan file tersebut perbulannya.

Selamat Mencoba dan Semoga bermanfaat!





Pembangkitan Listrik Biomassa dengan Mesin Kalor

30 05 2009

listrikthumb
Indonesia memiliki beribu-ribu pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke dan terpisah oleh lautan luas. Karena bentuk kepulauan ini, sulit menemukan cara yang ekonomis untuk mentrasmisikan dan mendistribusikan listrik dari satu pulau ke pulau yang lain. Hingga saat ini national interconnection hanya mungkin diterapkan di pulau-pulau besar dan sejumlah pulau-pulau relatif kecil di dekatnya. Sejumlah besar pulau harus bisa menghasilkan dan memenuhi kebutuhan listriknya sendiri (self-sufficient).

Walaupun demikian, bentuk kepuluan ini juga memberikan biodiversitas yang sangat dahsyat dan memastikan tersedianya sumber biomassa di Indonesia. Karena itu sudah sewajarnya pembangkitan listrik dari biomassa dijadikan salah satu alternatif untuk pemenuhan kebutuhan listrik di Indonesia. Selain itu, produksi bahan bakar dan listrik biomassa akan mengeksploitasi sumber daya lokal sehingga meningkatkan pendapatan penduduk setempat. Produk-produk limbah dari perkebunan sawit, padi, tebu, kayu, dan kelapa dapat menghasilkan energi biomassa. Selain limbah pertanian, sampah perkotaan juga dapat diolah menjadi penghasil energi biomassa yang besar.

Pembangkit listrik yang menggunakan sumber energi berbasis biomassa salah satunya adalah pembangkitan listrik berprinsip mesin kalor (heat engine). Mesin kalor siklus Stirling menggunakan pembakaran eksternal, sedangkan mesin pembakaran internal menggunakan siklus Otto dan siklus Diesel. Khusus untuk turbin gas yang menggunakan siklus Brayton, pembakaran dapat dilakukan secara eksternal maupun internal.
SIklus Stirling, Otto, dan Diesel

Mesin bersiklus Stirling adalah jenis mesin yang memiliki sumber energi dari luar sistem mesin itu sendiri; atau kita biasa sebut dengan mesin bakar luar. Mesin besiklus Stirling banyak diteliti dan dianggap menjanjikan karena secara teori memiliki efisiensi yang tinggi, sampai efisiensi maksimal mesin Carnot. Akan tetapi, mesin siklus Stirling komersial yang ada masih memiliki daya rendah (0,5-150 kW) dan berefisiensi sedang, masih mahal, tetapi tak memerlukan banyak pemeliharaan, toleran terhadap kontaminan, dan beremisi polutan rendah.

Mesin siklus Stirling tidak terpatok pada satu macam bahan bakar atau sumber energi. Hal ini tidak berlaku untuk mesin diesel dan mesin Otto yang membutuhkan bahan bakar khusus dan kapasitasnya terbatas. Mesin Otto atau sering juga disebut mesin bensin. Tipe paling umum dari mesin ini adalah mesin pembakaran empat langkah yang membakar bensin. Berbeda dengan mesin Otto, pembakaran dilakukan dengan memberikan kompresi hingga tekanannya tinggi.
Turbin Gas: Siklus Brayton
turbingas-kukus1
Pembangkit tenaga listrik dengan siklus kombinasi turbin gas-kukus

Pembangkit tenaga listrik dengan siklus kombinasi turbin gas-kukus

Siklus ini merupakan siklus daya termodinamika ideal untuk turbin gas, sehingga saat ini siklus ini yang sangat populer digunakan oleh pembuat mesin turbin (manufacturer) dalam analisa performance upgrading. Siklus ini memproduksi tenaga listrik dengan mengekspansikan gas panas melalui turbin. Efisiensinya dapat mencapai 30%. Turbin gas cocok untuk bahan bakar cair maupun gas yang relatif bebas dari kontaminan dan tidak cocok untuk gas hasil bakar biomassa tanpa pembersihan. Karena itu sebelum biogas akan dijadikan bahan bakar, H2S yang terkandung di dalamnya harus disingkirkan terlebih dahulu.





ngeblog pakai free froxy

30 05 2009

Mungkin sejak kamis lalu saya tidak bisa mengakses blog saya. Saya kira server singkat yang sedang down, namun ternyata internet kantor yang tidak bisa membuka situs saya. Saya minta cek tmen saya untuk melakukan cek dari kampusnya, ternyata bisa. Saya juga membukanya lewat fasilitas translatenya Google ternyata bisa juga.

Akhirnya saya terpaksa memanfaatkan free proxy agar saya bisa melakukan akses ke blog saya. Saya ambil saja salah satu IP proxy yang ada di http://www.proxy4free.com/page1.html .tepatnya disini……….. Hasilnya menggembirakan. Blog saya bisa diakses lagi.

Jadi, bisa ngeblog lagi dong.





Simulasi Pemohonan Listrik (Electrical Treeing) pada Isolasi Polimer dengan Menggunakan Metode Cellular Automata

30 05 2009

Abstrak:
Akhir-akhir ini material polimer semakin banyak dipergunakan untuk isolasi kabel tegangan tinggi. Selama beroperasi isolasi mengalami medan tinggi dan dapat memunculkan degradasi dalam bentuk seperti pohon yang dikenal dengan pemohonan listrik. Kehadiran pemohonan listrik merupakan pertanda telah terjadi proses degradasi yang berbahaya yang dapat menyebabkan kegagalan isolasi. Agar kemunculan pemohonan listrik dapat dihindari dan supaya dapat mendiagnosis kondisi isolasi perlu diketahui perilaku pemohonan listrik dalam isolasi polimer. Paper ini menjelaskan hasil simulasi komputer terhadap perilaku pemohonan listrik dalam isolasi polimer menggunakan Cellular Automata. Kemunculan dan kecepatan propagasi pemohonan listrik sangat ditentukan oleh medan kritis isolasi. Dalam desain kabel perlu diperhatikan medan kritis isolasi polimer agar dapat menekan kemunculan dan propagasi pemohonan listrik.
Deskripsi Alternatif :

Abstract:
Recently, polymeric insulating materials are widely used for high voltage cables. During operation, a field enhancement sites such as void and protrusion may exist in the polymeric insulation. Degradation of the insulation may occur and the so-called electrical treeing will grow. The electrical treeing appears in the polymeric insulation in the form of tree-like structure with very fine cylindrical channels similar to the trunks and branches in an actual tree. The appearance of an electrical treeing is a sign that a harmful degradation is developing in the insulation. In order to avoid the electrical treeing to occur in the polymeric insulation and for diagnosing of the condition, it is important to know the behavior of the electrical treeing and the correlation with the insulation materials. This paper reports a computer simulation results of the behavior of the electrical treeing using Cellular Automata. The simulation was done in polymeric materials with various critical electric fields. The simulation results showed that selection of polymeric insulating materials with high critical field is a very important step in the design of insulation.

klo mo lebih detil,,,,,, download dsni!!!





Mimpi/Cita-Cita Adalah Kunci Masa Depan Hidup Kita Sebagai Bahan Bakar Menuju Sukses

14 02 2009

Banyak orang yang mengganggap mimpi atau impian itu sama dengan khayalan atau angan-angan tetapi sebenarnya serupa tapi tak sama. Mimpi atau impian itu lebih ke arah sesuatu yang dapat digapai sedangkan khayalan atau lamunan itu lebih ke arah keinginan yang tidak dapat direalisasikan.

Memang kalau tidur itu kita suka mimpi dari mulai yang aneh sampai yang ajaib, namun di sini mimpi dalam arti cita-cita beda dengan mimpi dalam tidur kita. Justru mimpi pada tidur dianggap sama seperti khayalan dan angan-angan.

Dari kecil kita pasti dinasehati oleh orangtua, guru ataupun buku untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. Semua itu memang benar karena dengan adanya cita-cita atau impian dalam hidup kita akan membuat kita semangat dan bekerja keras untuk menggapai kehidupan yang lebih baik di dunia.

Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak.

Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai. Contoh adalah seseorang yang punya cita-cita jadi dokter. Ketika dia tidak masuk jurusan ipa dia stress, lalu gagal snmptn / spmb kedokteran dia stress, dan seterunya.

Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca atau melihat film motivasi hidup seperti laskar pelangi.

Tapi jangan lupa dengan cita-cita setelah kita mati nanti yaitu masuk surga. Masuk surga pun harus kita perjuangkan selama kita hidup di dunia karena hidup kita pada dasarnya adalah untuk ibadah dan merupakan ujian Tuhan kepada kita. Kita mati tidak membawa apa-apa selain amal ibadah kita.

Hidup akan berguna jika kita lebih banyak memberi dan sedikit menerima. Banyak berbuat kebaikan dan melawan kejahatan jauh lebih membanggakan daripada hidup jadi penjahat dan mengejar kenikmatan dunia / hedonisme. Manusia tidak akan puas dengan harta, oleh karena itu hiduplah sederhana dan banyak memberi. Dengan begitu kelak di akhirat kita bisa tersenyum bangga atas kemenangan kita selama hidup di dunia.





7 KEsalahan yang harus di Hindari saat Tes Wawancara

14 02 2009

Anda sudah kerja keras supaya bisa masuk ke tahapan tes wawancara kerja. Anda sudah lolos tahap penyaringan surat lamaran dan curriculum vitae, dan mungkin juga wawancara telepon. Nah sekarang tantangannya adalah menghadapi secara langsung para pewawancara dan mungkin juga sang pemilik perusahaan. Padahal bagian wawancara atau interview ini lah yang biasanya dianggap paling membuat stress. Di sini Anda tidak bisa lagi bersembunyi di belakang surat lamaran dan curriculum vitae. Maka perlu kemudian Anda berhati-hati untuk tidak melakukan beberapa kesalahan umum sebagai berikut:

1. Hadir Terlambat

Ngaret: tak ada cara yang lebih mudah ketimbang ini untuk dg sukses kehilangan poin baik dari employer prospektif. Yang namanya kesan pertama itu memang amat membekas. Sayangnya, hadir terlambat meneriakkan pesan semacam “Aku ini ndak bisa diandalkan” atau “Waktu Anda semua ndak begitu penting buat saya”. Apakah ini yang Anda ingin para pewawancara dan employer prospektif pikir tentang diri Anda bahkan sebelum Anda sempat berucap seutas kata pun? Pastikan Anda telah ketahui secara pasti lokasinya, sehingga nanti tidak perlu habiskan waktu untuk tersesat ria. Datanglah amat awal di tes wawancara Anda. Dengan begitu, hujan lebat, banjir, macet atau urusan lain tidak akan jadi perusak kesan baik Anda. Jika ternyata sampai kebetulan ada truk tronton ngguling dan menumpahkan 10 ton tomat di tengah jalan, maka begitu Anda tiba di lokasi, segeralah minta maaf, beri penjelasan singkat, dan langsung lanjutkan (idealnya Anda telpon saja dari HP begitu merasa bakal terlambat).

Tapi jikapun Anda hadir jauh lebih awal, jangan lantas Anda nyelonong masuk saja ke ruang wawancara. Ini juga kurang baik, bahkan meskipun sang pewawancara terlihat sedang nganggur dan asyik bercanda. Tunjukkan bahwa Anda betul-betul menghargai waktu sang pewawancara, dan hanya masuk ketika telah dipanggil atau diperkenankan.

2. Berperilaku Kurang Menyenangkan

Lho, gimana ni kok bisa-bisanya berperilaku tidak menyenangkan? Iya, ini ketika ternyata Anda temukan bahwa pekerjaan yang awalnya Anda inginkan ternyata tidaklah semenarik yang Anda kira sebelumnya. Jika Anda termasuk orang yang polos, bisa jadi sikap ketidaktertarikan Anda akan langsung nampak, udah males-malesan mau melanjutkan wawancara. Dari sini, berhati-hatilah untuk tidak menampakkan sikap tidak menyenangkan seperti sikap acuh tak acuh, tidak perhatian, menyela perkataan ataupun yang lain. Ingat bahwa sang pewawancara juga punya teman, keluarga, dan relasi yang bisa jadi membawa pengaruh peluang kerja Anda di masa depan. Jika perilaku Anda buruk, sang pewawancara akan ingat dan akan sebarkan cerita buruk dan perilaku tak profesional yang Anda tampakkan.

Sehingga milikilah kebiasaan menyenangkan. Gunakan nada bicara yang menyenangkan, jangan gunakan bahasa gaul. Meskipun Anda gugup, tapi ya jangan sampai lah tampak seperti zombie; miskin senyum, tatapan dingin dan tampang tak mengenakkan. Tampakkan antusiasme dan penuh empati.

Hal ini berlaku bahkan ketika Anda menghadapi bagian resepsionis. Dia adalah orang yg pertama kali Anda temui di tempat wawancara, dan pertemuan dengan dia lah yang membentuk kesan pertama atas Anda. Jangan salah anggap bahwa pangkat rendah itu sama artinya dengan tak diperhitungkan. Ada kemungkinan adalah tugas sang resepsionis untuk mengantarkan Anda ke sesi wawancara kerja. Dia punya daya untuk mengantarkan atau memperkenalkan Anda kepada para pewawancara secara positif atau negatif bahkan sebelum Anda bertatap wajah dengan mereka. Sehingga sang pewawancara bisa jadi akan mengkonfirmasi pendapat sang resepsionis begitu Anda telah pergi.

Sehingga sederhana saja; kepada siapapun yang Anda temui di tempat wawancara; bersikap ramah lah.

3. Kurang Persiapan & Latihan

Sudah jelas, persiapan dalam wawancara memang penting. Pewawancara berharap Anda tahu sesuatu tentang perusahaan dan posisi yang Anda incar. Pengetahuan itu akan membuat Anda tampak termotivasi dan benar-benar tertarik. Maka pastikan Anda sudah lakukan PR Anda; info tentang perusahaan, produk layanannya. Pelajari dari liputan media massa, internet, majalah, mantan karyawan, dsb.

Bentuk persiapan lain adalah dengan mengenali model-model pertanyaan yang sekiranya akan diajukan, semisal seperti yg bisa Anda baca di blog ini. Itu bukan untuk dihapal sehingga Anda tak ubahnya seperti beo.

Dampak lain dari kurang latihan adalah munculnya lusinan kata “eemm”,”anu”,”kira-kira”, “mungkin” dan segala hal yang membuat Anda terkesan meragukan atau tak meyakinkan. Jika memang latihan sudah cukup tapi pas hadapi pertanyaan susah, maka daripada gunakan “eee” atau “anu”, mending beri saja jeda sebelum menjawab, dan juga antar kalimat waktu berbicara.

Maka janganlah lupa untuk melakukan latihan khusus untuk job interview Anda.

4. Gagal Mengartikulasikan Kelebihan Kekurangan

Menyebutkan kekuatan dan kelebihan memang ada seninya. Hanya Anda yang paling bisa mengenali kekuatan dan potensi diri sendiri. Ini bukan tempatnya untuk rendah hati. Jangan ragu untuk menceritakan kompetensi dan pencapain serta prestasi Anda. Anda perlu jaga jaga bila sang pewawancara belum sempat membaca detail CV Anda.

Tapi kadang masalahnya cuman karena gugup aja. Gara gara itu, apa yang harusnya kalimat sederhana jadi mbulet ndak jelas maksudnya apa. Dan lantas tak perlu pula gunakan bahasa dan istilah canggih dengan maksud agar terkesan pintar. Biasa aja, yang penting maksud Anda tersampaikan.

Variasi lain dari kesalahan ini adalah ketidakmampuan dalam menyambungkan pengalaman dan kompetensi diri dengan pekerjaan yang ditawarkan. Job description dari pekerjaan tawaran menggambarkan kebutuhan perusahaan. Maka Anda harusnya bisa menyambungkan pengalaman, bakat-bakat dan kekuatan yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Sehingga jika paparan kompetensi dan pengalaman Anda ngglambyar ke mana-mana sampai perihal yang tak relevan, maka peluang Anda diterima pun mengecil.

5. Mengeluh atau Menjelekkan Orang Lain

Anda akan terlihat buruk bila Anda banyak mengeluhkan atasan dan tempat kerja Anda sekarang, atau yang lalu lalu, atau pesaing-pesaing Anda. Tak perlu kita menjelekkan pihak lain untuk meninggikan diri sendiri. Itu bukanlah cara yang berhasil. Jikapun secara jujur Anda punya masalah dengan kondisi atau budaya kerja dari tempat kerja yang sekarang, tidak perlu juga Anda berkeluh kesah panjang lebar.

6. Salah Busana

Sekali lagi, kesan pertama begitu awet diingat. Dalam 17 detik pertama sejak sang pewawancara melihat Anda, kesan yang Anda hasilkan haruslah yang luar biasa positif. Berpakaianlah ala konservatif, jangan yang gaul. Untuk Anda yang perempuan: Tidak perlu gunakan banyak perhiasan; yang simpel2 saja. Jika Anda memang mengenakan perhatian, sebaiknya jangan yang imitasi. Gunakan sepatu hak rendah. Untuk Anda yang Laki-laki: Perhatikan arloji Anda, jangan kenakan arloji kekanakan yang penuh warna cerah. Jangan gunakan cincin akik secara mencolok. Sisir rapi rambut Anda. Tidak perlu juga gunakan parfum yang berlebihan sehingga bisa tercium dari radius jarak 2 meter. Jika Anda naik motor, sebaiknya cek lagi penampilan Anda di kamar mandi sebelum tiba giliran Anda. Dan jangan lupa tinggal jaket dan sarung tangan Anda di motor. Anda bahkan harus terlihat cakep sejak bertemu dengan resepsionis.

7. Makan Permen Karet atau Merokok

Permen karet dan rokok bisa jadi teman sejati Anda di kala sedang gugup. Tapi semua itu tidak sebaiknya menemani sejak Anda sudah sampai di daerah parkiran. Permen karet membuat Anda tidak terkesan formal dan malah terlihat sok. Sementara rokok bisa jadi memberi kesan bahwa Anda kurang menaruh hormat pada sesi formal wawancara. Bahkan jika sang pewawancara terlihat merokok di ruang tunggu, Anda sebaiknya tidak merokok. Anda toh ibaratnya sedang mertamu ke rumah orang. Dan merokok merupakan hak eksklusif yang diberikan oleh sang pemilik rumah kepada tamunya.

Sama halnya dengan Curriculum Vitae yang membuat Anda lolos menuju tes wawancara, maka kemampuan job interview yang bagus juga bisa meloloskan Anda menjadi kandidat terpilih. Sehingga pastikan erview yang bagus juga bisa meloloskan Anda menjadi kandidat terpilih. Sehingga pastikan Anda tidak melakukan kesalahan-kesalahan di atas.

selamat mencoba





8 Pertanyaan Jebakan Saat Interview

14 02 2009

Tips ini buat temen-temen yang mo nyari kerja terus mau masuk ke segmen wawancara, biasa nya perusahaan akan tahu bagaimana kita lewat wawancara…so wawancara adalah bagian penting dari melamar pekerjaan…nah ini merupakan pertanyaan jebakan perusahaan yang biasa di tanyakan ke kita untuk melihat kepribadian kita…check it out….

1. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?
Ini peluang Anda untuk “menjual” diri Anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang Anda miliki, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki.

2. Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?
Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang Anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.

3. Apa kelemahan utama Anda?
Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan Anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri Anda.

4. Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?
Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila Anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.

5. Bagaimana Anda mengatasi masalah?
Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.

6. Prestasi apa yang dibanggakan?
Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun Anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.

7. Berapa gaji yang Anda harapkan?
Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.

8. Bisa ceritakan mengenai diri Anda?
Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Yang pasti Anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang Anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana Anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui Anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri Anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir Anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban Anda dengan mengungkapkan keinginan Anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa Anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi Anda.





Setting printer sharing dari windows vista ke windows XP

14 02 2009

Posting ari kali ini adalah melakukan setting sharing printer pada jaringan, dimana printernya “melekat” pada windows XP, sedangkan yang ingin melakukan print adalah windows vista.

Mau tau kelanjutannya, yuk, kita mulai.

Sebenernya windows vista bisa kok melakukan print pada jaringan, namun, dari berbagai macam cara richie coba, kayanya cara ini yang mudah dan sukses (sudah richie praktekkan kok).

1. Cabut kabel printer dari windows XP terlebih dahulu, kemudian colokkan kabel data tersebut ke windows vista.

2. Pada umumnya, windows vista akan mengenali device, namun jika tidak, install secara manual melalui CD yang diberikan.

3. Setelah instalasi selesai, buka icon printer pada windows explorer vista, kemudian klik kanan pada printer yang ingin digunakan, kemudian pilih properties.

4. Pilih Tab Ports, Klik Add Ports, Pilih Local Port, Lalu klik new port.

5. Isikan port name dengan alamat dari printer windows xp anda, contoh : \\komputer_XP\Nama_printer.

6. Pastikan port baru ini tercentang.

7. Klik Apply, kemudian klik OK untuk menutup printer windows.

8. Cabut kabel printer dari windows vista, dan kembalikan ke windows XP semula.

9. Beres deh.

Nah, selamat mencoba.
good luck………………….





FACEBOOK CRACK

8 09 2009

Alamat Facebook : DediKurniawan85@yahoo.co.id

Buat yang ngerase ngehack/ banned password yg tertulis disini tolong segera di kembalikan…
saya atas nama pecinta blog sangat mengharapkan bantuan dari teman2 semua.
salam Dblex Chamb





Salam Dblex Chamb

8 09 2009

Warning
Buat Para2 pecinta blog.,.,., yang suka iseng ngehack alamat FB org yg kebetulan tmen2 kumitas Dblex Chamb Tlong Kirim D Arievolution.wordpress.com.,.,.,
Salam Para Blog…………





10 Gaya Hidup Orang Kaya

15 06 2009

Teman-teman semua aku ingin memberikan tips yg sederhana dimana menjadi sukses itu tidak lah mudah, karena itu aku terpikir mungkinkah gaya hidup orang kaya seperti itu. Mybe yes mybe no
Berikut ini 10 gaya hidup mereka :

1. Frugal atau hemat

Artinya: Mereka penuh pertimbangan dalam memanfaatkan uang mereka. Untuk beli sesuatu, pikir-pikir dulu sekitar 20 kali, tipe orang yang tanya sama Tuhan tentang segala sesuatu pengeluaran. Mereka tidak diperbudak mode, meskipun tidak kuno, tapi modis. Mereka tahu dimana beli barang bagus tapi murah.

2. Selalu hidup di bawah income mereka, tidak hidup gali lobang tutup lobang alias anti utang.

3. Sangat loyal terhadap pasangan – tidak cerai dan setia!

4. Selalu lolos dari prahara baik dalam keluarga maupun bisnis.

Apa kunci lolosnya, jawabannya: “Overcoming worry and fear with The Bible and pray, with faith to God. We have God and His word”.

5. Cara berpikir mereka berbeda dalam segala segi dengan orang-orang kebanyakan.

6. Religious Millionaire.

Mereka tidak pernah memaksakan suatu jumlah aset sama Tuhan, tapi mereka belajar mendengarkan suara Tuhan, berapa jumlah aset yang Tuhan inginkan buat mereka. Minta guidance untuk bisnis. Mereka bukan tipe menelan semua tawaran bisnis yang disodorkan kepada mereka, tapi tanya Tuhan dulu untuk mengambil keputusan.

7. Have a strong religious faith, dan menurut mereka ini kunci sukses mereka.

8. Pembagian waktu maupun aktivitas yang efisien.

9. Ketika ditanya kunci suksesnya;

a. Punya integritas artinya omongan dan janji bisa dipegang dan dipercaya.

b. Disiplin artinya tidak mudah dipengaruhi, dalam segala hal, termasuk
disiplin dalam hal makanan, mereka orang yang tidak sembarangan konsumsi makanan. Tidak serakah.

c. Selalu mengembangkan sosial skill artinya cara bergaul, belajar getting along with people,
belajar leadership, menjual ide, mereka orang yang meng-upgrade dirinya, tidak malas belajar.

d. Punya pasangan yang support, selalu mendukung dalam keadaan enak maupun tidak enak.
Menurut mereka, integrity dimulai di rumah, kalau seorang suami ataupun istri tidak bisa dipercaya
di rumah, pasti tidak bisa dipercaya diluar.

10. Ketika ditanya tentang siapa mentor mereka, jawabannya adalah TUHAN.

Tanks Udh Bacanya, semoga berguna.
Saya Sangat Mengharapkan kritiknya!!!





Tips dan Trik Membuat Skripsi yang Efektif

8 06 2009

Apa itu Skripsi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), skripsi diartikan sebagai karangan ilmiah yang diwajibkan sebagai bagian dari persyaratan pendidikan akademis. Buat sebagian mahasiswa, skripsi adalah sesuatu yang lumrah. Tetapi buat sebagian mahasiswa yang lain, skripsi bisa jadi momok yang terus menghantui dan menjadi mimpi buruk. Banyak juga yang berujar “lebih baik sakit gigi daripada bikin skripsi”.

skripsi adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi sebagai bagian untuk mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi inilah yang juga menjadi salah satu pembeda antara jenjang pendidikan sarjana (S1) dan diploma (D3).

Ada beberapa syarat yang musti dipenuhi sebelum seorang mahasiswa bisa menulis skripsi. Tiap universitas/fakultas memang mempunyai kebijakan tersendiri, tetapi umumnya persyaratan yang harus dipenuhi hampir sama. Misalnya, mahasiswa harus sudah memenuhi sejumlah SKS, tidak boleh ada nilai D atau E, IP Kumulatif semester tersebut minimal 2.00, dan seterusnya. Anda mungkin saat ini belum “berhak” untuk menulis skripsi, akan tetapi tidak ada salahnya untuk mempersiapkan segalanya sejak awal.

Skripsi tersebut akan ditulis dan direvisi hingga mendapat persetujuan dosen pembimbing. Setelah itu, Anda harus mempertahankan skripsi Anda di hadapan penguji dalam ujian skripsi nantinya. Nilai Anda bisa bervariasi, dan terkadang, bisa saja Anda harus mengulang skripsi Anda (tidak lulus).

Skripsi juga berbeda dari tesis (S2) dan disertasi (S3). Untuk disertasi, mahasiswa S3 memang diharuskan untuk menemukan dan
menjelaskan teori baru. Sementara untuk tesis, mahasiswa bisa menemukan teori baru atau memverikasi teori yang sudah ada dan menjelaskan dengan teori yang sudah ada. Sementara untuk mahasiswa S1, skripsi adalah “belajar meneliti”.

Jadi, skripsi memang perlu disiapkan secara serius. Akan tetapi, juga nggak perlu disikapi sebagai mimpi buruk atau beban yang maha berat.

Miskonsepsi tentang Skripsi

Banyak mahasiswa yang merasa bahwa skripsi hanya “ditujukan” untuk mahasiswa-mahasiswa dengan kecerdasan di atas rata-rata. Menurut saya pribadi, penulisan skripsi adalah kombinasi antara kemauan, kerja keras, dan relationships yang baik. Kesuksesan dalam menulis skripsi tidak selalu sejalan dengan tingkat kepintaran atau tinggi/rendahnya IPK mahasiswa yang bersangkutan. Seringkali terjadi mahasiswa dengan kecerdasan rata-rata air lebih cepat menyelesaikan skripsinya daripada mahasiswa yang di atas rata-rata.

Masalah yang juga sering terjadi adalah seringkali mahasiswa datang berbicara ngalor ngidul dan membawa topik skripsi yang terlalu muluk. Padahal, untuk tataran mahasiswa S1, skripsi sejatinya adalah belajar melakukan penelitian dan menyusun laporan menurut kaidah keilmiahan yang baku. Skripsi bukan untuk menemukan teori baru atau memberikan kontribusi ilmiah. Karenanya, untuk mahasiswa S1 sebenarnya replikasi adalah sudah cukup.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah bahwa penelitian, secara umum, terbagi dalam dua pendekatan yang berbeda: pendekatan saintifik dan pendekatan naturalis. Pendekatan saintifik (scientific approach) biasanya mempunyai struktur teori yang jelas, ada pengujian kuantitif (statistik), dan juga menolak grounded theory. Sebaliknya, pendekatan naturalis (naturalist approach) umumnya tidak menggunakan struktur karena bertujuan untuk menemukan teori, hipotesis dijelaskan hanya secara implisit, lebih banyak menggunakan metode eksploratori, dan sejalan dengan grounded theory.

Mana yang lebih baik antara kedua pendekatan tersebut? Sama saja. Pendekatan satu dengan pendekatan lain bersifat saling melengkapi satu sama lain (komplementer). Jadi, tidak perlu minder jika Anda mengacu pada pendekatan yang satu, sementara teman Anda menggunakan pendekatan yang lain. Juga, tidak perlu kuatir jika menggunakan pendekatan tertentu akan menghasilkan nilai yang lebih baik/buruk daripada menggunakan pendekatan yang lain.

Kiat Memilih Dosen Pembimbing

Dosen pembimbing (academic advisor) adalah vital karena nasib Anda benar-benar berada di tangannya. Memang benar bahwa dosen pembimbing bertugas mendampingi Anda selama penulisan skripsi. Akan tetapi, pada prakteknya ada dosen pembimbing yang “benar-benar membimbing” skripsi Anda dengan intens. Ada pula yang membimbing Anda dengan “melepas” dan memberi Anda kebebasan. Mempelajari dan menyesuaikan diri dengan dosen pembimbing adalah salah satu elemen penting yang mendukung kesuksesan Anda dalam menyusun skripsi.

Tiap universitas/fakultas mempunyai kebijakan tersendiri soal dosen pembimbing ini. Anda bisa memilih sendiri dosen pembimbing yang Anda inginkan. Tapi ada juga universitas/fakultas yang memilihkan dosen pembimbing buat Anda. Tentu saja lebih “enak” kalau Anda bisa memilih sendiri dosen pembimbing untuk skripsi Anda.

Lalu, bagaimana memilih dosen pembimbing yang benar-benar tepat?

Secara garis besar, dosen bisa dikategorikan sebagai: (1) Dosen senior, dan (2) Dosen junior. Dosen senior umumnya berusia di atas 40-an tahun, setidaknya bergelar doktor (atau professor), dengan jam terbang yang cukup tinggi. Sebaliknya, dosen junior biasanya berusia di bawah 40 tahun, umumnya masih bergelar master, dan masih gampang dijumpai di lingkungan kampus.

Tentu saja, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebagai contoh, kalau Anda memilih dosen pembimbing senior, biasanya Anda akan mengalami kesulitan sebagai berikut:

* Proses bimbingan cukup sulit, karena umumnya dosen senior sangat perfeksionis.
* Anda akan kesulitan untuk bertemu muka karena umumnya dosen senior memiliki jam terbang tinggi dan jadwal yang sangat padat.

Tapi, keuntungannya:

* Kualitas skripsi Anda, secara umum, akan lebih memukau daripada rekan Anda.
* Anda akan “tertolong” saat ujian skripsi/pendadaran, karena dosen penguji lain (yang kemungkinan masih junior/baru bergelar master) akan merasa sungkan untuk “membantai” Anda.
* Dalam beberapa kasus, bisa dipastikan Anda akan mendapat nilai A.

Sebaliknya, kalau Anda memilih dosen pembimbing junior, maka Anda akan lebih mudah selama proses bimbingan. Dosen Anda akan mudah dijumpai di lingkungan kampus karena jam terbangnya belum terlalu tinggi. Dosen muda umumnya juga tidak “jaim” dan “tidak sok” kepada mahasiswanya.

Tapi, kerugiannya, Anda akan agak “sendirian” ketika menghadapi ujian skripsi. Kalau dosen penguji lain lebih senior daripada dosen pembimbing Anda, bisa dipastikan Anda akan “dihajar” cukup telak. Dan dosen pembimbing Anda tidak berada dalam posisi yang bisa membantu/membela Anda.

Jadi, hati-hati juga dalam memilih dosen pembimbing.

Tahap-tahap Persiapan dalam menyusun skripsi

Kalau Anda beruntung, bisa saja dosen pembimbing sudah memiliki topik dan menawarkan judul skripsi ke Anda. Biasanya, dalam hal ini dosen pembimbing sedang terlibat dalam proyek penelitian dan Anda akan “ditarik” masuk ke dalamnya. Kalau sudah begini, penulisan skripsi jauh lebih mudah dan (dijamin) lancar karena segalanya akan dibantu dan disiapkan oleh dosen pembimbing.

Sayangnya, kebanyakan mahasiswa tidak memiliki keberuntungan semacam itu. Mayoritas mahasiswa, seperti ditulis sebelumnya, harus bersikap proaktif sedari awal. Jadi, persiapan sedari awal adalah sesuatu yang mutlak diperlukan.

Idealnya, skripsi disiapkan satu-dua semester sebelum waktu terjadwal. Satu semester tersebut bisa dilakukan untuk mencari referensi, mengumpulkan bahan, memilih topik dan alternatif topik, hingga menyusun proposal dan melakukan bimbingan informal.

Dalam mencari referensi/bahan acuan, pilih jurnal/paper yang mengandung unsur kekinian dan diterbitkan oleh jurnal yang terakreditasi. Jurnal-jurnal top berbahasa asing juga bisa menjadi pilihan. Kalau Anda mereplikasi jurnal/paper yang berkelas, maka bisa dipastikan skripsi Anda pun akan cukup berkualitas.

Unsur kekinian juga perlu diperhatikan. Pertama, topik-topik baru lebih disukai dan lebih menarik, bahkan bagi dosen pembimbing/penguji. Kalau Anda mereplikasi topik-topik lawas, penguji biasanya sudah “hafal di luar kepala” sehingga akan sangat mudah untuk menjatuhkan Anda pada ujian skripsi nantinya.

Kedua, jurnal/paper yang terbit dalam waktu 10 tahun terakhir, biasanya mengacu pada referensi yang terbit 5-10 tahun sebelumnya. Percayalah bahwa mencari dan menelusur referensi yang terbit tahun sepuluh-dua puluh tahun terakhir jauh lebih mudah daripada melacak referensi yang bertahun 1970-1980.

Salah satu tahap persiapan yang penting adalah penulisan proposal. Tentu saja proposal tidak selalu harus ditulis secara “baku”. Bisa saja ditulis secara garis besar (pointer) saja untuk direvisi kemudian. Proposal ini akan menjadi guidance Anda selama penulisan skripsi agar tidak terlalu keluar jalur nantinya. Proposal juga bisa menjadi alat bantu yang akan digunakan ketika Anda mengajukan topik/judul kepada dosen pembimbing Anda. Proposal yang bagus bisa menjadi indikator yang baik bahwa Anda adalah mahasiswa yang serius dan benar-benar berkomitmen untuk menyelesaikan skripsi dengan baik.

Hal-hal yang Perlu Dilakukan dalam menyusun skripsi

Siapkan Diri. Hal pertama yang wajib dilakukan adalah persiapan dari diri Anda sendiri. Niatkan kepada Tuhan bahwa Anda ingin menulis skripsi. Persiapkan segalanya dengan baik. Lakukan dengan penuh kesungguhan dan harus ada kesediaan untuk menghadapi tantangan/hambatan seberat apapun.

Minta Doa Restu. Saya percaya bahwa doa restu orang tua adalah tiada duanya. Kalau Anda tinggal bersama orang tua, mintalah pengertian kepada mereka dan anggota keluarga lainnya bahwa selama beberapa waktu ke depan Anda akan konsentrasi untuk menulis skripsi. Kalau Anda tinggal di kos, minta pengertian dengan teman-teman lain. Jangan lupa juga untuk membuat komitmen dengan pacar. Berantem dengan pacar (walau sepele) bisa menjatuhkan semangat untuk menyelesaikan skripsi.

Buat Time Table. Ini penting agar penulisan skripsi tidak telalu time-consuming. Buat planning yang jelas mengenai kapan Anda mencari referensi, kapan Anda harus mendapatkan judul, kapan Anda melakukan bimbingan/konsultasi, juga target waktu kapan skripsi harus sudah benar-benar selesai.

Berdayakan Internet. Internet memang membuat kita lebih produktif. Manfaatkan untuk mencari referensi secara cepat dan tepat untuk mendukung skripsi Anda. Bahan-bahan aktual bisa ditemukan lewat Google Scholar atau melalui provider-provider komersial seperti EBSCO atau ProQuest.

Jadilah Proaktif. Dosen pembimbing memang “bertugas” membimbing Anda. Akan tetapi, Anda tidak selalu bisa menggantungkan segalanya pada dosen pembimbing. Selalu bersikaplah proaktif. Mulai dari mencari topik, mengumpulkan bahan, “mengejar” untuk bimbingan, dan seterusnya.

Be Flexible. Skripsi mempunyai tingkat “ketidakpastian” tinggi. Bisa saja skripsi anda sudah setengah jalan tetapi dosen pembimbing meminta Anda untuk mengganti topik. Tidak jarang dosen Anda tiba-tiba membatalkan janji untuk bimbingan pada waktu yang sudah disepakati sebelumnya. Terkadang Anda merasa bahwa kesimpulan/penelitian Anda sudah benar, tetapi dosen Anda merasa sebaliknya. Jadi, tetaplah fleksibel dan tidak usah merasa sakit hati dengan hal-hal yang demikian itu.

Jujur. Sebaiknya jangan menggunakan jasa “pihak ketiga” yang akan membantu membuatkan skripsi untuk Anda atau menolong dalam mengolah data. Skripsi adalah buah tangan Anda sendiri. Kalau dalam perjalanannya Anda benar-benar tidak tahu atau menghadapi kesulitan besar, sampaikan saja kepada dosen pembimbing Anda. Kalau disampaikan dengan tulus, pastilah dengan senang hati ia akan membantu Anda.

Siapkan Duit. Skripsi jelas menghabiskan dana yang cukup lumayan (dengan asumsi tidak ada sponsorships). Mulai dari akses internet, biaya cetak mencetak, ongkos kirim kuesioner, ongkos untuk membeli suvenir bagi responden penelitian, biaya transportasi menuju tempat responden, dan sebagainya. Jangan sampai penulisan skripsi macet hanya karena kehabisan dana. Ironis kan?

Format Skripsi yang Benar

Biasanya, setiap fakultas/universitas sudah menerbitkan acuan/pedoman penulisan hasil penelitian yang baku. Mulai dari penyusunan konten, tebal halaman, jenis kertas dan sampul, hingga ukuran/jenis huruf dan spasi yang digunakan. Akan tetapi, secara umum format hasil penelitian dibagi ke dalam beberapa bagian sebagai berikut.

Pendahuluan. Bagian pertama ini menjelaskan tentang isu penelitian, motivasi yang melandasi penelitian tersebut dilakukan, tujuan yang diharapkan dapat tercapai melalui penelitian ini, dan kontribusi yang akan diberikan dari penelitian ini.

Pengkajian Teori & Pengembangan Hipotesis. Setelah latar belakang penelitian dipaparkan jelas di bab pertama, kemudian dilanjutkan dengan kaji teori dan pengembangan hipotesis. Pastikan bahwa bagian ini align juga dengan bagian sebelumnya. Mengingat banyak juga mahasiswa yang “gagal” menyusun alignment ini. Akibatnya, skripsinya terasa kurang make sense dan nggak nyambung.

Metodologi Penelitian. Berisi penjelasan tentang data yang digunakan, pemodelan empiris yang dipakai, tipe dan rancangan sampel, bagaimana menyeleksi data dan karakter data yang digunakan, model penelitian yang diacu, dan sebagainya.

Hasil Penelitian. Bagian ini memaparkan hasil pengujian hipotesis, biasanya meliputi hasil pengolahan secara statistik, pengujian validitas dan reliabilitas, dan diterima/tidaknya hipotesis yang diajukan.

Penutup. Berisi ringkasan, simpulan, diskusi, keterbatasan, dan saran. Hasil penelitian harus disarikan dan didiskusikan mengapa hasil yang diperoleh begini dan begitu. Anda juga harus menyimpulkan keberhasilan tujuan riset yang dapat dicapai, manakah hipotesis yang didukung/ditolak, keterbatasan apa saja yang mengganggu, juga saran-saran untuk penelitian mendatang akibat dari keterbatasan yang dijumpai pada penelitian ini.

Jangan lupa untuk melakukan proof-reading dan peer-review. Proof-reading dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan tulis (typo) maupun ketidaksesuaian tata letak penulisan skripsi. Peer-review dilakukan untuk mendapatkan second opinion dari pihak lain yang kompeten. Bisa melalui dosen yang Anda kenal baik (meski bukan dosen pembimbing Anda), kakak kelas/senior Anda, teman-teman Anda yang dirasa kompeten, atau keluarga/orang tua (apabila latar belakang pendidikannya serupa dengan Anda).

Beberapa Kesalahan Pemula dalam membuat Skripsi

Ketidakjelasan Isu. Isu adalah titik awal sebelum melakukan penelitian. Isu seharusnya singkat, jelas, padat, dan mudah dipahami. Isu harus menjelaskan tentang permasalahan, peluang, dan fenomena yang diuji. Faktanya, banyak mahasiswa yang menuliskan isu (atau latar belakang) berlembar-lembar, tetapi sama sekali sulit untuk dipahami.

Tujuan Riset & Tujuan Periset. Tidak jarang mahasiswa menulis “sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar kesarjanaan” sebagai tujuan risetnya. Hal ini adalah kesalahan fatal. Tujuan riset adalah menguji, mengobservasi, atau meneliti fenomena dan permasalahan yang terjadi, bukan untuk mendapatkan gelar S1.

Bab I : Bagian Terpenting. Banyak mahasiswa yang mengira bahwa bagian terpenting dari sebuah skripsi adalah bagian pengujian hipotesis. Banyak yang menderita sindrom ketakutan jika nantinya hipotesis yang diajukan ternyata salah atau ditolak. Padahal, menurut saya, bagian terpenting skripsi adalah Bab I. Logikanya, kalau isu, motivasi, tujuan, dan kontribusi riset bisa dijelaskan secara runtut, biasanya bab-bab berikutnya akan mengikuti dengan sendirinya. (baca juga: Joint Hypotheses)

Padding. Ini adalah fenomena yang sangat sering terjadi. Banyak mahasiswa yang menuliskan terlalu banyak sumber acuan dalam daftar pustaka, walaupun sebenarnya mahasiswa yang bersangkutan hanya menggunakan satu-dua sumber saja. Sebaliknya, banyak juga mahasiswa yang menggunakan beragam acuan dalam skripsinya, tetapi ketika ditelusur ternyata tidak ditemukan dalam daftar acuan.

Joint Hypotheses. Menurut pendekatan saintifik, pengujian hipotesis adalah kombinasi antara fenomena yang diuji dan metode yang digunakan. Dalam melakukan penelitian ingatlah selalu bahwa fenomena yang diuji adalah sesuatu yang menarik dan memungkinkan untuk diuji. Begitu pula dengan metode yang digunakan, haruslah metode yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Kalau keduanya terpenuhi, yakinlah bahwa skripsi Anda akan outstanding. Sebaliknya, kalau Anda gagal memenuhi salah satu (atau keduanya), bersiaplah untuk dibantai dan dicecar habis-habisan.

Keterbatasan & Kemalasan. Mahasiswa sering tidak bisa membedakan antara keterbatasan riset dan “kemalasan riset”. Keterbatasan adalah sesuatu hal yang terpaksa tidak dapat terpenuhi (atau tidak dapat dilakukan) karena situasi dan kondisi yang ada. Bukan karena kemalasan periset, ketiadaan dana, atau sempitnya waktu.

Kontribusi Riset. Ini penting (terutama) jika penelitian Anda ditujukan untuk menarik sponsor atau dibiayai dengan dana pihak sponsor. Kontribusi riset selayaknya dijelaskan dengan lugas dan gamblang, termasuk pihak mana saja yang akan mendapatkan manfaat dari penelitian ini, apa korelasinya dengan penelitian yang sedang dilakukan, dan seterusnya. Kegagalan dalam menjelaskan kontribusi riset akan berujung pada kegagalan mendapatkan dana sponsor.

Menghadapi Ujian Skripsi

Benar. Banyak mahasiswa yang benar-benar takut menghadapi ujian skripsi (oral examination). Terlebih lagi, banyak mahasiswa terpilih yang jenius tetapi ternyata gagal dalam menghadapi ujian pendadaran. Di dalam ruang ujian sendiri tidak jarang mahasiswa mengalami ketakutan, grogi, gemetar, berkeringat, yang pada akhirnya menggagalkan ujian yang harus dihadapi.

Setelah menulis skripsi, Anda memang harus mempertahankannya di hadapan dewan penguji. Biasanya dewan penguji terdiri dari satu ketua penguji dan beberapa anggota penguji. Lulus tidaknya Anda dan berapa nilai yang akan Anda peroleh adalah akumulasi dari skor yang diberikan oleh masing-masing penguji. Tiap penguji secara bergantian (terkadang juga keroyokan) akan menanyai Anda tentang skripsi yang sudah Anda buat. Waktu yang diberikan biasanya berkisar antara 30 menit hingga 1 jam.

Ujian skripsi kadang diikuti juga dengan ujian komprehensif yang akan menguji sejauh mana pemahaman Anda akan bidang yang selama ini Anda pelajari. Tentu saja tidak semua mata kuliah diujikan, melainkan hanya mata kuliah inti (core courses) saja dengan beberapa pertanyaan yang spesifik, baik konseptual maupun teknis.

Grogi, cemas, kuatir itu wajar dan manusiawi. Akan tetapi, ujian skripsi sebaiknya tidak perlu disikapi sebagai sesuatu yang terlalu menakutkan. Ujian skripsi adalah “konfirmasi” atas apa yang sudah Anda lakukan. Kalau Anda melakukan sendiri penelitian Anda, tahu betul apa yang Anda lakukan, dan tidak grogi di ruang ujian, bisa dipastikan Anda akan perform well.

Cara terbaik untuk menghadapi ujian skripsi adalah Anda harus tahu betul apa yang Anda lakukan dan apa yang Anda teliti. Siapkan untuk melakukan presentasi. Akan tetapi, tidak perlu Anda paparkan semuanya secara lengkap. Buatlah “lubang jebakan” agar penguji nantinya akan menanyakan pada titik tersebut. Tentu saja, Anda harus siapkan jawabannya dengan baik. Dengan begitu Anda akan tampak outstanding di hadapan dewan penguji.

Juga, ada baiknya beberapa malam sebelum ujian, digiatkan untuk berdoa atau menjalankan sholat tahajud di malam hari. Klise memang. Tapi benar-benar sangat membantu.

Jujur saja, saya (dulu) menyelesaikan skripsi dalam tempo 4 minggu tanpa ada kendala dan kesulitan yang berarti. Dosen pembimbing saya adalah seorang professor dengan jam terbang sangat tinggi. Selama berada dalam ruang ujian, kami lebih banyak berbicara santai sembari sesekali tertawa. Dan Alhamdulillah saya mendapat nilai A.

Bukan. Bukan saya bermaksud sombong, tetapi hanya untuk memotivasi Anda. Kalau saya bisa, seharusnya Anda sekalian pun bisa.

Pasca Ujian Skripsi

Banyak yang mengira, setelah ujian skripsi segalanya selesai. Tinggal revisi, bawa ke tukang jilid/fotokopi, urus administrasi, daftar wisuda, lalu traktir makan teman-teman. Memang benar. Setelah Anda dinyatakan lulus ujian skripsi, Anda sudah berhak menyandang gelar sarjana yang selama ini Anda inginkan.

Faktanya, lulus ujian skripsi saja sebenarnya belum terlalu cukup. Sebenarnya Anda bisa melakukan lebih jauh lagi dengan skripsi Anda. Caranya?

Cara paling gampang adalah memodifikasi dan memperbaiki skripsi Anda untuk kemudian dikirimkan pada media/jurnal publikasi. Cara lain, kalau Anda memang ingin serius terjun di dunia ilmiah, lanjutkan dan kembangkan saja penelitian/skripsi Anda untuk jenjang S2 atau S3. Dengan demikian, kelak akan semakin banyak penelitian dan publikasi yang mudah-mudahan bisa memberi manfaat bagi bangsa ini.

Bukan apa-apa, saya cuma ingin agar bangsa ini bisa lebih cerdas dan arif dalam menciptakan serta mengelola pengetahuan. Sekarang mungkin kita memang tertinggal dari bangsa lain. Akan tetapi, dengan melakukan penelitian, membuat publikasi, dan seterusnya, bangsa ini bisa cepat bangkit mengejar ketertinggalan.

Jadi, menyusun skripsi itu sebenarnya mudah kan?
wasalam…





STUDI PEMANFAATAN MINYAK NABATI/VEGETABLE OIL SEBAGAI BAHAN PELINDUNG ISOLATOR DI SALURAN UDARA UNTUK DAERAH POLUSI

5 06 2009

ABSTRAK

Isolator string adalah salah satu peralatan listrik yang memegang peranan penting dalam penyaluran energi listrik. Bila isolator string dipasang pada saluran transmisi yang melintasi daerah tingkat polusi yang tinggi seperti daerah pantai atau daerah industri besar maka polutan terbawa udara akan mudah menempel pada permukaan isolator dan dapat mempengaruhi nilai tahanan permukaan isolator string sehingga distribusi tegangan isolator string semakin tidak merata terutama pada kondisi permukaan isolator mengalami kondisi basah berpolusi yang menyebabkan tahanan permukaan isolator string tidak seragam (uniform).
Untuk mempelajari dan bagaimana upaya memperbaiki distribusi tegangan isolator string agar tetap merata dan mampu menahan tegangan tembus yang diterapkan, dalam penelitian ini dibuat polusi buatan dengan larutan pengotor (air mineral+ NaCl+ kaolin) yang komposisinya berbeda-beda, yaitu 55 gr/ltr, 70 gr/ltr, 85 gr/ltr (NaCl+ air mineral) dicampur dengan 40 gr kaolin setiap komposisinya. Hasil yang didapat bahwa kondisi basah berpolusi akan menyebabkan distribusi tegangan isolator string mengalami penurunan yang besar dari kondisi isolator string dalam keadaan bersih dan kering dan untuk mempertahankan atau memperbaikinya diuji minyak nabati (minyak kopra dan miyak bimoli) dan sebagai pembandingnya adalah lemak gemuk dan minyak silikon.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perlindungan/ pelapisan minyak nabati pada permukaaan isolator dapat memperbaiki distribusi tegangan sedikit lebih merata. Dari hasil penelitian juga menunjukkan bahwa lemak gemuk dan minyak silikon yang sebagai pembanding lebih baik dari minyak nabati (minyak kopra dan minyak bimoli). Tetapi dalam pengujian yang terdahulu bahan pelindung yang paling baik adalah lemak silikon yang sudah diuji dan dipakai sebagai pelindung permukaan isolator yang berfungsi sebagai penghambat timbulnya arus bocor yang bisa menimbulkan lewat denyar (flashover) sehingga mengurangi rugi-rugi energi suatu sistem transmisi.

jika temen2 semua ingin punya tensisnya secara detail …….. informasikan disini…..oke!!!





Apa Itu Windows 7 dan Cara Install Windows 7

30 05 2009

Apa kalian sudah mendownload Windows 7 Beta atau malah kalian sudah mencoba duluan dari pada aku. Bagi yang belum mendownload dan ingin mencobanya merasakan windows 7 beta, kalian bisa mendapatkanya secara gratis, untuk lebih lengkapnya kalian baca saja postingku tentang windowa 7 beta gratis. Dan kini ada kabar baru lagi dari Microsoft, mereka telah mengumumkan bahwa akses registrasi untuk mendapatkan product key dan download Windows 7 Beta diperpanjang dari yang sebelumnya 24 Januari 2009 kini diperpanjang sampai 10 Februauri 2009. Sedangkan untuk proses aktivasi product key yang telah diperoleh masih dapat kalian lakukan setelah tanggal tersebut.

Oh iya tanbahan sedikit, yang perlu kalian perhatikan sebelum melakukan download dan mencoba menginstall windows 7 beta ini adalah spesifikasi komputer kalian, direkomendasikan agar nantinya Windows 7 Beta dapat berjalan. Berdasarkan informasi yang aku baca dari situs Windows 7, minimal spesifikasi komputer kalian yang direkomendasikan oleh mereka yaitu:

1. 1 GHz 32-bit or 64-bit processor
2. 1 GB of system memory
3. 16 GB of available disk spa
4. Support for DirectX 9 Graphics With 128 MB Memory
5. DVD-R/W Drive
6. Internet access (to download the Beta and get updates)

oh iya yang perlu kalian diperhatikan yaitu, selain spesifikasi tersebut adalah ketersediaan Driver untuk hardware yang digunakan. Memang tersiar kabar bahwa Windows 7 beta sudah mendukung banyak driver Hardware, tetapi menurut pengalamanku tidak semua hardware bisa. Untuk beberapa hardware ada yang tidak dapat diinstall Drivernya. Sampai aku coba melalui akses update Driver online Windows maupun vendor Hardware itu sendiri. Salah satunya Driver untuk video, audio, dan wifi, tidak ditemukan pada untuk Notebook keluaran lawas dari CompaQ (untuk serinya aku lupa, soalnya itu punya temen). Padahal sudah aku cari sampe ke Situs penyedia driver baca aja Situs Penyedia Driver Komputer, biasanya driver yang susah dicari saja ada disitu. Jadi menurut saya,ga tau bener apa salah kan ini cuma pendapat saya saja, Driver yang sudah mendukung di Windows Vista kemungkinan besar cocok juga untuk Windows 7 beta ini. Kalo pendapatku ngawur maaf soalnya aku bukan orang Microsoft, hehehehe.

Untuk kapasitas Hardisk itu sendiri, kapasitas 16 GB sudah termasuk besar, karena kapasitas yang dipake untuk menginstall beberapa software setandar sebuah komputer, hanya berkisar 5 GB ini kurang lebihnya. Oh iya Windows 7 beta memerlukan ruang pada partisi sistem setidaknya sebesar 200 MB sebagai lokasi boot loader dan program recovery, kalo lebih besar lebih baik lagi. Partisi sistem ini mungkin akan sama dengan partisi boot.

Kalo kalian mendapat pesan “Setup unable to use the existing system partition because it does not contain the required free space.” Kalo itu yang terjadi aku sarankan untuk memperbesar partisi sistem, bisa memake bantuan software partition manager seperti GParted atau Easeus. Tetapi kalo boleh memilih saya sarankan menggunakan Easeus Partition Manager saja. Biasanya kalo kita menggunakan GParted sering error.

Oke mungkin itu aja dulu ya aku mau tidur, soalnya besok mau mudik ke kota asalku

Selamat menikmati Windows 7……..